Pati, 16 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMP Negeri 5 Pati menyelenggarakan berbagai kegiatan lomba yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Acara yang digelar pada Sabtu, 16 Agustus 2025 tersebut diawali dengan sambutan Kepala SMP Negeri 5 Pati, Bapak Suhono, S.Pd., M.Pd., sekaligus membuka rangkaian kegiatan secara resmi.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya memaknai kemerdekaan bukan hanya sebagai perayaan seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong di lingkungan sekolah. “Melalui lomba-lomba ini, saya berharap murid SMP Negeri 5 Pati semakin kompak, kreatif, dan memiliki jiwa sportivitas tinggi sebagaimana semangat perjuangan para pahlawan bangsa,” ujar beliau.

Setelah acara dibuka, kegiatan dimulai dengan jalan santai yang diikuti oleh seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan. Suasana penuh keceriaan terlihat saat barisan peserta berjalan bersama mengelilingi rute yang telah ditentukan sambil menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan yel-yel penyemangat. Peserta jalan santai juga melaksanakan kegiatan aksi lingkungan.

Setiap kelompok murid dibekali kantong sampah kecil untuk memungut sampah plastik atau kertas yang dijumpai di sepanjang perjalanan. Dengan cara ini, kegiatan jalan santai tidak hanya menjadi sarana olahraga ringan, tetapi juga menjadi edukasi nyata tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Selain itu, peserta dihimbau untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai dengan membawa botol minum isi ulang dari rumah. Langkah sederhana ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran murid dalam mengurangi timbulan sampah plastik yang sulit terurai.

Usai jalan santai, dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang seru dan unik. Perlombaan estafet air menguji kekompakan antaranggota tim dalam memindahkan air dari wadah satu ke wadah lainnya dengan cara yang menantang. Lomba kelabang balon menjadi tontonan menarik karena membutuhkan koordinasi dan keseimbangan antar peserta agar tidak kehilangan balon yang dijepit bersama-sama. Tidak kalah seru, lomba estafet sarung menuntut kerja sama dan ketangkasan kelompok untuk berpindah tempat dengan cepat menggunakan sarung secara bergantian.

Selain lomba yang menguji fisik dan kekompakan, panitia juga menyelenggarakan lomba yang sarat kreativitas, yaitu menghias tumpeng mini. Siswa-siswi menampilkan ide-ide segar dalam menata tumpeng dengan ornamen berwarna-warni yang menggugah selera. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan seni, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya kuliner tradisional Indonesia.

Tak ketinggalan, semangat kebersamaan juga diwujudkan dalam lomba kebersihan kelas. Melalui kegiatan ini, siswa didorong untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekolah sekaligus menjaga kenyamanan ruang belajar masing-masing. Penilaian dilakukan berdasarkan kerapian, kebersihan, serta kreativitas menghias ruang kelas dengan nuansa merah putih.

Suasana lomba yang meriah dipenuhi sorak-sorai dukungan dari murid, guru, dan warga sekolah yang hadir. Setiap perlombaan berlangsung dengan sportif, penuh tawa, dan persahabatan, mencerminkan semangat kemerdekaan yang sesungguhnya.

Dengan berakhirnya lomba-lomba tersebut, SMP Negeri 5 Pati berharap murid dapat terus menumbuhkan rasa nasionalisme, sportivitas, dan solidaritas. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga menghidupkan semangat juang dalam kebersamaan untuk membangun masa depan bangsa yang lebih baik.

Pati, 17 Agustus 2025 — SMP Negeri 5 Pati menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh khidmat, semangat, dan kebersamaan. Upacara yang berlangsung di halaman sekolah tersebut diikuti oleh seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan.

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Wakil Kepala SMP Negeri 5 Pati Ibu Budi Ambarwati, S.Pd., yang dalam amanatnya menyampaikan pentingnya mengenang jasa para pahlawan dan meneladani semangat perjuangan mereka. Beliau juga menekankan bahwa kemerdekaan yang diraih dengan pengorbanan besar harus diisi dengan prestasi, kedisiplinan, serta sikap gotong royong di kalangan pelajar.

Rangkaian upacara berjalan tertib, dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih yang dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) sekolah dengan penuh percaya diri. Suasana hening dan khidmat terasa saat seluruh peserta upacara menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti dengan pembacaan teks proklamasi, pembacaan UUD 1945, dan doa bersama untuk bangsa dan Negara.

Selain itu, dalam momentum bersejarah ini, pihak sekolah juga memberikan apresiasi kepada Murid berprestasi dalam bidang akademik maupun non-akademik sebagai wujud nyata semangat kemerdekaan. Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh peserta didik untuk terus berkarya, berprestasi, dan berkontribusi positif bagi sekolah maupun masyarakat.

Upacara ditutup dengan nyanyian lagu-lagu perjuangan yang dibawakan dengan penuh semangat oleh seluruh peserta. Sorak gembira dan rasa bangga terpancar dari wajah murid SMP Negeri 5 Pati. Dengan terselenggaranya upacara ini, SMP Negeri 5 Pati berharap seluruh warga sekolah dapat semakin menumbuhkan rasa cinta tanah air, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta melanjutkan perjuangan para pahlawan dalam bentuk karya nyata di era modern. Momentum 17 Agustus menjadi pengingat bersama bahwa kemerdekaan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif dan bermanfaat.

Gelar karya ujian praktik ini merupakan serangkaian ujian syarat kelulusan peserrta didik karena termasuk serangkaian ujian sekolah yang bertujuan untuk mengukur keterampilan peserta didik dalam mata pelajaran prakarya yang diujikan secara langsung. Gelar karya ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu Rabu16 april 2025 dan Kamis 17 april 2025. Gelarkarya ini dilaksanakan dua hari dengan pembagian kelompok yaitu kelompok A meliputi kelas IXa,d,e,f yang pelaksanaan gelar karyanya di hari Rabu, sedangkan kelompok B beranggotakan kelas IXb,c,g,h yang pelaksanaannya pada hari kamis. Gelar karya ini dilaksakan di halaman galeri SMP Negeri 5 Pati.

Tahun ini merupakan tahun special karena ujian praktik prakarya dilaksanakan dengan gelarkarya yang cukup meriah dan disambut dengan suka cita seluruh civitas akademik SMP Negeri 5 Pati terutama siswa siswi kelas IX. Adapun beberapa produk yang digelar dari setiap stand adalah makanan khas kota Pati dari hasil peternakan dan pengolahan diantaranya nasi gandul, soto ayam, mangut ndas manyung, pepes bandeng presto dan beberapa olahan makanan kreativitas peserta didik diantaranya dinsum, bakso mercon, ceker mercon, aneka minuman, dll. Adapun produk kerajinan yang digelar adalah kaos sablon, totebag ecoprint, taplak sibori, totebage sibori, gantungan kunci rajut, dll. Dimana produk yang gelar tersebut adalah hasil karya mereka dengan ilmu yang mereka dapatkan selama dibangku kelas IX pada mata pelajaran Prakarya.

Dalam gelar karya ini ada sesi pembukaan yang dibuka oleh bapak kepala sekolah SMP Negeri 5 Pati yaitu Bapak Suhono, S.Pd, M.Pd. Susunan acara gelar karya tersesbut meliputi :

  1. Pembukaan
  2. Sambutan-sambutan :

– Sambutan kepala sekolah SMP Negeri 5 Pati yaitu bapak Suhono, S.Pd, M.Pd

– Sambutan guru dan penguji mapel prakarya yaitu Ibu Siti Kundanik, S.Pd

– Sambutan ketua Panitia Pelaksana (Jevana dan Widya)

  1. Ramah tamah dan hiburan
  2. Kunjungan stand
  3. Penutup

Bapak kepala sekolah yaitu bapak Suhono, S.Pd, M.Pd. yang akrab dipanggil dengan sebutan Pak Hono dalam sambutan beliau memberikan apresiasi yang posistif kepada seluruh peserta gelar karya dan juga memberikan motivasi dan contoh-contoh orang sukses melalui bidang kuliner, serta mendo’akan semua peserta gelar karya tersebut menjadi orang yang sukses. Sebagai guru mapel dan juga penguji gelar karya ini yaitu ibu Siti Kundanik, S.Pd yang akrab dipanggilm dengan sebuta Bu Danik memberikan sambutan yang isinya ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkenan hadir dan membantu jalannya gelar karta tersebut, serta memberikan selamat kepada peserta gelar karya atas keberhasilan terselenggaranya gelar karya tersebut, beliauapun menjelaskan beberapa poin penilaian dalam gelar karya dalam rangka ujian praktik tersebut yaitu peniaian:

  1. Proposal
  2. Teamwork
  3. Proses
  4. Hasil akhir

Bu danik juga berpesan kepada peserta gelar karya untuk senantiasa semangat dalam meraih cita-cita yang mulia dan juga mendo’akan kepada peserta gelar karya agar menjadi orang sukses dengan meraih tujuan hidup yaitu mencari ridhoNya.

Dalam acara pembukaan ini juga ada sambutan ketua pelaksana dimana untuk kelompok A disampikan oleh jevana dari kelas IXa dan kelompok B disampaikan oleh Widya dari kelas IXb. Dalam sambutannya sebagai ketua panitia pelaksana, mereka mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah bersedia hadir memenuhi undangan mereka, bapak ibu guru serta guru mapel sekaligus guru penguji Ujian Praktk prakarya yaitu ibu Siti Kundanik, S.Pd. Mereka sangat bangga pada teman-teman mereka kelas IX dan juga berpesan pada seluruh peserta Gelar Karya untuk senantiasa semangat berkarya da berinovasi tiada henti.

Ujian praktik menjadi salah satu penuntu kelulusan bagi peserta didik. Ujian praktik merupakan salah satu serangkaian ujian sekolah guna untuk mengukur keterampilan peserta didik dalam mata pelajaran tertentu yang diujikan secara langsung. Beberapa mata pelajaran melaksanakan ujian praktik guna menuntaskan kegiatan pembelajaran tersebut. Peserta didik dituntut untuk dapat menguasai berbagai macam bidang dalam mata pelajaran tertentu sebagai nilai akhir praktik di sekolah. Salah satu mata pelajaran yang menggunakan ujian praktik ialah seni budaya dibawah bimbingan Ibu Dra. Fransischa Widiyati

Gelar karya ini murni dilaksanakan oleh peserta didik kelas IX dan ada beberapa tamu undangan diantaranya bapak kepala sekolah SMPN 5 Pati, ibu Ka TU, Bapak ibu wali kelas kelas IX, bapak ibu guru pengampu mapel kelas IX jadwal hari rabu dan kamis, perwakilan dari masing-masing kelas 7 dan 8 serta beberapa tamu undangan dari luar (wali murid kelas IX). Dalam gelar karya ini, antusian masing-masing kelas sangat menarik terlihat dari hasil karya yang mereka tampilkan dengan berbagai persiapan dan beberapa hiburan untuk mengisis acara yang tidak kalah memukau membuat gelar karaya ini semakin meriah. Harapannya untuk tahun berikutnya bisa ditingkatkan lagi dan dikembangkan agar lebih menarik dan kalua bisa kolaborasi dengan mapel yang lain misalnya Mapel IPS (membuat laporan laba atau rugi), Bahasa Indonesia (membuat proposal dan MC, Bahasa Jawa )

   

Tahun ini ujian praktik seni budaya berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ujian praktik seni budaya ini dikemas dalam satu kesatuan yang memadukan antara seni budaya dan seni musik yang dikemas dalam musik ansambel dan gelar karya seni. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Februari 2024 di Ghra Mabelta. Penilaian akan dilaksanakan secara beregu dengan tema yang berdeda-beda pula. Penilaian ansambel musik dilakukan oleh tiga guru yang berkompeten dibidangnya yaitu oleh Bapak Sigit Triana, Ibu Deasy, dan Bapak Luqman Aziz. Kemudian untuk gelar karya dinilai pula oleh tiga juri yang berkompeten yaitu Ibu Suryani, Ibu Fatimah, dan Ibu Novia. Ujian praktik ini murni dilaksanakan oleh peserta didik dan diperuntukkan oleh peserta didik pula. Antusian masing-masing kelas sangat menarik terlihat dari hasil karya yang mereka tampilkan dengan berbagai persiapan dan berbagai macam kostum yang tidak kalam memukai membuat hasil karya semakin bagus dan semakin berkesan.  Harapannya untuk tahun berikutnya dapat ditingkatkan lagi dan dikembangkan agar lebih baik dan lebih menarik.

Pati, 19 Maret 2025 — Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi, SMP Negeri 5 Pati mengadakan kegiatan santunan di Panti Asuhan AR. RAHMAH dan Panti Asuhan Putri AL-KHIDMAH pada Rabu, 19 Maret 2025. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Pati Suhono, S.Pd., M.Pd., perwakilan guru, dan perwakilan anggota OSIS.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin sekolah pada bulan Ramadhan yang bertujuan menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di kalangan siswa. Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah menyerahkan bantuan berupa sembako, serta sejumlah dana untuk mendukung kebutuhan anak-anak panti asuhan.

Bapak Suhono, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mampu memberikan dampak positif, baik bagi siswa maupun masyarakat. “Kami ingin siswa SMP Negeri 5 Pati tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang peduli dan peka terhadap lingkungan sosial,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, diisi dengan sesi ramah tamah, dan doa bersama. Anak-anak panti asuhan tampak antusias dan bahagia menerima kunjungan dari pihak sekolah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara sekolah dan masyarakat semakin erat serta mampu menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong di kalangan generasi muda.

What is Lorem Ipsum?

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum.

Why do we use it?

It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for ‘lorem ipsum’ will uncover many web sites still in their infancy. Various versions have evolved over the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like).

 

Where does it come from?

Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of “de Finibus Bonorum et Malorum” (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, “Lorem ipsum dolor sit amet..”, comes from a line in section 1.10.32.

The standard chunk of Lorem Ipsum used since the 1500s is reproduced below for those interested. Sections 1.10.32 and 1.10.33 from “de Finibus Bonorum et Malorum” by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translation by H. Rackham.

Where can I get some?

There are many variations of passages of Lorem Ipsum available, but the majority have suffered alteration in some form, by injected humour, or randomised words which don’t look even slightly believable. If you are going to use a passage of Lorem Ipsum, you need to be sure there isn’t anything embarrassing hidden in the middle of text. All the Lorem Ipsum generators on the Internet tend to repeat predefined chunks as necessary, making this the first true generator on the Internet. It uses a dictionary of over 200 Latin words, combined with a handful of model sentence structures, to generate Lorem Ipsum which looks reasonable. The generated Lorem Ipsum is therefore always free from repetition, injected humour, or non-characteristic words etc.